The order was placed through a short procedure (customer skipped some order details).


Place your order now for a similar assignment and have exceptional work written by our team of experts, At affordable rates

For This or a Similar Paper Click To Order Now

Pendidikan Kristen adalah suatu upaya yang dilakukan secara sistematis untuk mentransformasi kehidupan seseorang di dalam Kristus. Pendidikan Kristen sangat berperan penting dalam perubahan kehidupan seseorang melalui pengenalan akan Allah yang benar. Menurut Milton (1909) tujuan pendidikan adalah untuk memperbaiki kerusakan yang sangat parah, akibat dari apa yang telah diperbuat oleh nenek moyang pertama kita yaitu Adam dan Hawa, dengan cara kita kembali mengenal Allah secara tepat. Dengan memiliki pengetahuan tentang Allah hal itu akan membuat kita lebih mengasihi Dia, kita juga menjadi serupa dengan-Nya, kita juga akan memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Dia, serta memiliki hati nurani yang benar, yang disatukan dengan iman oleh kasih karunia sehingga menjadi kesempurnaan tertinggi.
Pada dasarnya, kehadiran sekolah Kristen tidak dapat berjalan dengan baik tanpa memahami dengan baik apa itu pendidikan Kristen. Oleh karena itu, sekolah Kristen adalah suatu bagian dari pendidikan Kristen yang memiliki suatu tujuan yang sama dengan gereja dan keluarga dalam memenuhi pangilan Allah bagi setiap orang percaya. Dalam Alkitab dijelaskan bahwa sekolah Kristen memiliki suatu landasan yaitu Alkitab sebagai Firman Allah yang dinyatakan melalui iman Kristen, seperti yang ditulis oleh Brummelen (2009) kita dapat menjadikan Alkitab sebagai isi pendidikan, khususnya di sekolah Kristen, Alkitab berfungsi sebagai objek dan mata pelajaran, dengan demikian sekolah kristen harus berupaya untuk membuat suatu pendidikan yang terencana dengan baik, sehingga peserta didik atau murid dapat mengalami perubahan sikap, pengetahuan, nilai sesuai dengan yang Allah kehendaki. Tujuan utama sekolah Kristen adalah membawa peserta didik untuk lebih mengenal Allah yang tercermin dalam Pribadi Yesus Kristus, sehingga para peserta didik bisa hidup sesuai dengan kehendak Allah dan memuliakan Allah lewat hidupnya. Ciri khas sekolah Kristen adalah melaksanakan tugas dan fungsi seperti proses belajar dan mengajar yang sesuai dengan nilai-nilai iman Kristiani, sehingga dalam setiap materi yang disampaikan dalam komunitas sekolah Kristen nilai-nilai itu bisa diwujudkan. Hal inilah yang tidak dimiliki oleh sekolah-sekolah lain. Dengan hadirnya sekolah Kristen sebagai salah satu pelaksana pendidikan Kristen sangat dibutuhkan, khususnya dalam penerapan nilai-nilai Kristiani dan iman Kristen yang dapat diintegrasikan dalam seluruh proses pembelajaran melalui kurikulum.
Tidak lepas dari bagian pendidikan Kristen dan sekolah Kristen, guru Kristen pun menjadi bagian dalam membawa peserta didik mengenal Allah. Menjadi guru Kristen bukanlah hanya sebatas pekerjaan dan pilihan, akan tetapi menjadi suatu panggilan. Guru Kristen bisa disebut sebagai rekan kerja Allah, tugas mereka bukan hanya mengajar namun membawa peserta didiknya untuk mengenal pribadi Allah. Oleh karena itu, guru Kristen harus mempunyai dasar iman yang benar tentang pengenalan akan Allah sebagai pondasi hidup mereka. Pengenalan akan Allah yang sejati dapat mereka peroleh dengan mempelajari ilmu teologi. Menurut Frame (2013) “Teologi sebagai sinonim dengan konsep alkitabiah tentang pengajaran, dengan maksud untuk membangun” (hal. 8). Selain mempelajari ilmu teologi guru Kristen juga harus memiliki worldview berdasarkan Alkitab, seperti yang ditulis oleh Ryken (2016) sangat penting untuk orang Kristen benar-benar memiliki worldview yang sepenuhya Kristen. Karena untuk hidup dengan bijak didunia membutuhkan cara pandang yang tepat. Satu-satunya worldview yang sepenuhnya sesuai dengan bagaimana Allah memandang dunia secara lengkap dan konsisten adalah worldview Kristiani atau worldview yang menjadikan Alkitab sebagai inti dari segala sesuatu. Teologi dan worldview ini yang akan membantu guru Kristen untuk menangkal ide-ide yang salah, seperti yang tertulis pada kitab Kolose 2:8 berbicara tentang “Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus” dengan demikian guru Kristen mampu memberikan konsep pemahaman yang benar tentang Allah kepada peserta didiknya.
Dari keseluruhan penjelasan di atas, pendidikan dan sekolah saya bisa dikatakan sebagai pendidikan Kristen dan sekolah Kristen. Yang di mana setiap pagi sebelum kegiatan belajar dan mengajar dimulai, sekolah saya mewajibkan devosi di setiap kelas. Dan setiap seminggu sekali sekolah saya mengadakan ibadah bersama di hari jumat, kegiatan ini dapat membantu pertumbuhan iman bagi setiap peserta didiknya. Akan tetapi, guru di sekolah masih jauh sekali untuk dikatakan sebagai guru Kristen. Mereka masih belum mampu untuk memberikan konsep pemahaman yang benar tentang Allah, dan pembelajaran yang dilakukan hanya berpusat pada ilmu pengetahuan. Yang mereka mau semua peserta didiknya berhasil di bidang ilmu pengetahuan tanpa mengalami pertumbuhan iman didalam Kristus.
Important Info

The order was placed through a short procedure (customer skipped some order details).
Please clarify some paper details before starting to work on the order.

Type of paper and subject
Number of sources and formatting style
Type of service (writing, rewriting, etc)

For This or a Similar Paper Click To Order Now


Leave a Reply