Hak untuk hidup


Place your order now for a similar assignment and have exceptional work written by our team of experts, At affordable rates

For This or a Similar Paper Click To Order Now

BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
Sebagai warga negara, kita memiliki hak dan kewajiban sebagai warga negara. Hak dan kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, akan tetapi terjadi pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang. Bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan penghidupan yang layak, tetapi pada kenyataannya banyak warga negara yang belum merasakan kesejahteraan dalam menjalani kehidupannya. Semua itu terjadi karena pemerintah dan para pejabat tinggi lebih banyak mendahulukan hak daripada kewajiban. Padahal menjadi seorang pejabat itu tidak cukup hanya memiliki pangkat akan tetapi mereka berkewajiban untuk memikirkan diri sendiri. Jika keadaannya seperti ini, maka tidak ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. Jika keseimbangan itu tidak ada akan terjadi kesenjangan sosial yang berkepanjangan.
2. Perumusan Masalah
1. Apa pengertian dari hak dan kewajiban?
2. Apa hak dan kewajiban kita sebagai warga negara?
3. Tujuan
1. Untuk dapat memahami perbedaan hak dan kewajiban.
2. Untuk mengetahui hak dan kewajiban sebagai warga negara.
4. Manfaat
Dengan mengetahui dan memahami hak-hak dan kewajiban kita sebagai warga negara, diharapkan supaya kita terhindar dari perilaku menindas hak orang lain sebab apabila lalai atar kewajiban dan hanya menuntut hak bisa jadi kita melanggar hak orang lain.
Dengan menghormati hak-hak orang lain dan menunaikan apa yang menjadi kewajiban kita akan membuat hidup lebih teratur dan tertata dan akan lebih menyenangkan sebab terciptanya kerukunan.

BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian Hak dan Kewajiban
1.1. Pengertian Hak
Hak bisa diartikan sebagai semua hal yang diperoleh atau didapatkan seorang, baik dalam bentuk kewenangan maupun kekuasaan. Hak pada dasarnya adalah sesuatu yang harusnya bisa diterima atau dinikmati. Hal itu berarti kita berhak menerima hal-hal yang menjadi hak kita dan kita tidak boleh melanggar hak orang lain.
Menurut Prof. R. M. T. Sukam Notonagoro, Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain mana pun juga yang pada prinsip dapat dituntut secara paksa olehnya.
1.2. Pengertian Kewajiban
kewajiban adalah hal-hal yang wajib dilakukan sebagai anggota masyarakat. Umumnya, kewajiban merupakan hal yang harus dilakukan agar bisa mendapatkan hak kita.
Pengertian kewajiban menurut Prof. R. M. T. Sukam Notonagoro adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh pihak tertentu dan bisa dituntut paksa oleh orang yang berkepentingan. Kewajiban dapat timbul karena keinginan dari diri sendiri dan orang lain. Kewajiban ini bisa muncul dari hak yang dimiliki oleh orang lain. Sedangkan menurut menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kewajiban berarti sesuatu yang harus dilaksanakan, keharusan, dan pekerjaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh seseorang dimana bersifat memaksa dan jika tidak dilaksanakan akan dikenakan sanksi tertentu.

2. Hak dan Kewajiban Sebagai Warga Negara
Saat seseorang telah berstatus sebagai warga negara maka telah melekat pada dirinya hak dan kewajiban secara resiprokalitas. Warga negara adalah warga dari suatu negara yang ditetapkan menurut peraturan perundang-undangan, menurut penjelasan Pasal 26 Undang-Undang Dasar 1945/ Warga negara merupakan orang-orang yang menjadi bagian pada sebuah negara. Sebuah negara dapat terbentuk dengan keberadaan warga negara ini. Artinya, orang tersebut memiliki keterkaitan dalam hubungan timbal balik di dalam komunitasnya. Warga negara mempunyai hak dan kewajiban pada negara, lalu sebaliknya, negara pun mempunyai hak dan kewajiban pada warga negaranya.
2.1. Hak Sebagai Warga Negara
Setiap orang yang tinggal di sebuah negara tentu memiliki kewarganegaraan. Berikut ini adalah beberapa hak warga negara Indonesia, antara lain:
2.1.1. Hak Untuk Hidup
Setiap warga negara berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya sebagaimana yang diatur dalam UUD 1945 Pasal 28A. Di Indonesia sendiri, hak untuk hidup ini didukung oleh program pemerintah yang memberikan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Sejahtera, pengobatan gratis, dan bantuan sosial untuk mendapatkan kehidupan yang layak.
2.1.2. Hak Pengakuan Hukum
Setiap warga negara berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum sebagaimana yang diatur dalam UUD 1945 Pasal 28D. Jadi, sekalipun presiden melakukan kejahatan, maka presiden tetap mendapatkan hukuman sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2.1.3. Hak Atas Pengembangan Diri Dan Kegiatan Ekonomi
Setiap warga negara diberi kebebasan untuk mengembangkan diri dan melakukan kegiatan ekonomi. Pengembangan diri ini bisa berupa pengembangan pendidikan maupun standar hidup sebagaimana yang diatur dalam UUD 1945Pasal 28C ayat 1. Contohnya, setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan untuk masyarakat yang kurang mampu memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar.
2.1.4. Hak Pembentukan Keluarga Dan Keturunan
Setiap warga negara berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah sebagaimana yang diatur dalam UUD 1945 Pasal 28B ayat 1. Jadi, setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk mengurus dokumen resmi pernikahan tanpa dipersulit oleh negara.
2.1.5. Hak Kebebasan
Setiap warga negara memiliki kebebasan apabila kebebasan tersebut tidak melanggar hukum. Kebebasan ini seperti kebebasan dari rasa takut, menentukan pilihan, menyatakan pendapat, berkegiatan, serta memeluk agama dan kepercayaan tertentu.
2.1.6. Hak Perlindungan Dan Keamanan
Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan dan keamanan dari negara dan segala perangkatnya seperti polisi, TNI, dan pemadam kebakaran tanpa terkecuali.
2.2. Kewajiban Sebagai Warga negara
Dalam konteks warga negara, kewajiban warga negara merupakan segala sesuatu yang harus dilakukan oleh warga negara untuk mempertahankan status kewarganegaraannya. Dengan kata lain, kewajiban warga negara merupakan suatu keharusan yang tidak boleh ditinggalkan oleh warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai konsekuensi telah menerima hak warga negara. Berikut ini adalah beberapa kewajiban dari warga negara Indonesia yang telah diatur dalam UUD 1945 pasal 27, 28J, 30 dan 31:
2.2.1. Kewajiban Menaati Hukum Dan Pemerintah
Pasal 27 ayat 1 berbunyi “Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya”. Pasal tersebut menjelaskan bahwa setiap warga negara wajib menaati hukum-hukum yang berlaku.
2.2.2. Kewajiban Untuk Membela Negara
Pasal 27 ayat 3 berbunyi “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. Pasal tersebut menjelaskan bahwa setiap warga negara wajib untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara sesuai dengan profesi dan keahlian masing-masing.
2.2.3. Kewajiban Menghormati Hak Asasi Manusia
Pasal 28J ayat 1 berbunyi “Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain”. Pasal tersebut menjelaskan bahwa seluruh warga negara Indonesia memiliki hak asasi manusia dan seluruh warga negara Indonesia memiliki kewajiban untuk saling menghormati hak asasi orang lain. Setiap warga negara harus menghargai hak orang lain untuk beribadah menurut agamanya masing-masing tanpa adanya diskriminasi.
2.2.4. Kewajiban Tunduk Kepada Pembatas Yang Ditetapkan Undang-Undan
Pasal 28J ayat 2 berbunyi “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis”. Pasal tersebut menjelaskan bahwa setiap hak yang dimiliki oleh warga negara dibatasi oleh hak milik orang lain yang wajib dihormati dan dihargai.
2.2.5. Kewajiban Ikut Serta Dalam Usaha Pertahanan Dan Keamanan Negara
Pasal 30 ayat 1 berbunyi “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara”. Pasal tersebut menjelaskan bahwa setiap warga negara memiliki kewajiban untuk menjaga negaranya tetap dalam keadaan aman dan tertib. .
2.2.6. Kewajiban Membayar Pajak
Sumber pendapatan terbesar negara Indonesia adalah pajak. Oleh karena itu, setiap warga negara yang baik memiliki kewajiban untuk membayar pajak sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku. Di mana nantinya pendapatan pajak tersebut akan disalurkan untuk membangun beberapa infrastruktur negara seperti membangun jalan tol, rumah sakit, jembatan, dan fasilitas kesehatan lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh warga negara Indonesia.

For This or a Similar Paper Click To Order Now


Leave a Reply